Kepala UPT SMP Negeri 7 Banjit, Aan Frimadona Roza, S.Pd., M.Pd., menyampaikan laporan kinerja dalam kegiatan presentasi E-Kinerja sebagai bentuk akuntabilitas dan refleksi terhadap pelaksanaan tugas kepemimpinan di satuan pendidikan.
Dalam penyampaiannya, Aan menegaskan bahwa laporan kinerja bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi merupakan bagian penting dalam upaya meningkatkan mutu layanan pendidikan secara berkelanjutan.
UPT SMP Negeri 7 Banjit saat ini memiliki 157 peserta didik, didukung oleh 17 guru dan 3 tenaga kependidikan. Meski masih menghadapi keterbatasan sarana prasarana, sekolah terus menunjukkan komitmen untuk berkembang, termasuk dengan capaian akreditasi yang saat ini berada pada kategori B.
Mengusung visi “Terwujudnya peserta didik yang Agamis, Berbudaya, dan Cerdas dalam menghadapi perkembangan IPTEK dan tantangan global,” sekolah mengarahkan seluruh program pada penguatan karakter, peningkatan mutu akademik, serta pengembangan budaya sekolah yang positif.
Dalam bidang pembelajaran, SMPN 7 Banjit mendorong penerapan metode pembelajaran aktif, kreatif, dan menyenangkan yang berorientasi pada pengembangan kompetensi sekaligus karakter peserta didik. Selain itu, integrasi nilai IMTAQ dan IPTEK menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran.
Penguatan karakter siswa juga dilakukan melalui berbagai program, seperti kegiatan keagamaan rutin, pembiasaan disiplin, serta kegiatan ekstrakurikuler seperti Pramuka dan olahraga. Program ini bertujuan membentuk peserta didik yang berakhlak mulia dan berkepribadian baik.
Dari sisi manajemen, sekolah menerapkan prinsip partisipatif, transparan, dan akuntabel dengan melibatkan seluruh warga sekolah dalam proses perencanaan hingga evaluasi program. Lingkungan sekolah pun terus ditata agar menjadi ruang belajar yang bersih, nyaman, dan mendukung kreativitas siswa.
Sejumlah capaian positif telah diraih, di antaranya meningkatnya kualitas pembelajaran, partisipasi siswa dalam kegiatan sekolah, serta terbentuknya budaya disiplin dan religius di lingkungan sekolah.
Namun demikian, kepala sekolah juga mengakui masih adanya tantangan, seperti keterbatasan fasilitas, kebutuhan peningkatan akreditasi, serta tuntutan adaptasi terhadap perkembangan teknologi pendidikan.
Sebagai langkah ke depan, SMPN 7 Banjit berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis digital, mendorong peningkatan kompetensi guru, mengoptimalkan program unggulan, serta memperkuat kolaborasi dengan masyarakat dan berbagai pihak terkait.
“Kami optimis, dengan kerja sama seluruh warga sekolah dan dukungan stakeholder, mutu pendidikan di SMPN 7 Banjit akan terus meningkat,” ujar Aan.
Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas, berkarakter, dan berdaya saing.