Baradatu , 25 Mei 2026. Sebanyak 48 peserta didik kelas IX UPT SMPN 7 Banjit resmi dilepas dalam acara perpisahan yang berlangsung di Gedung Waterfall Baradatu, Senin (25/5/2026). Kegiatan berlangsung sederhana namun meninggalkan kesan mendalam bagi siswa, guru, maupun orang tua yang hadir.
Ketua Komite Sukram bersama seluruh dewan guru dan staf tata usaha turut menghadiri acara yang dipenuhi suasana emosional tersebut. Sejumlah siswa tampak tak mampu menahan air mata saat momen salam perpisahan dengan guru berlangsung.
Kepala sekolah, Aan Frimadona Roza, menyampaikan bahwa pendidikan sejatinya bukan hanya mengejar nilai tinggi, tetapi membentuk keberanian, karakter, dan cara memandang kehidupan.
“Hari ini kalian dilepas bukan untuk berhenti belajar, tetapi untuk melanjutkan perjalanan menuju mimpi yang lebih besar,” katanya.
Ia mengajak para siswa untuk tidak takut bersaing dan tetap percaya diri meski berasal dari sekolah di kampung.
“Kadang orang merasa harus lahir di kota besar untuk berhasil. Padahal banyak orang hebat tumbuh dari desa, dari sekolah sederhana, dari keadaan yang penuh perjuangan,” ujarnya.
Dalam sambutannya, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga akhlak dan menghormati orang tua serta guru di mana pun berada.
“Ilmu akan membuat kalian dikenal, tetapi akhlak akan membuat kalian dihargai,” pesannya di hadapan siswa dan wali murid.
Acara pelepasan ditutup dengan doa bersama dan salam perpisahan yang berlangsung haru. Pihak sekolah berharap seluruh lulusan UPT SMPN 7 Banjit mampu menjadi pribadi yang sukses, rendah hati, dan membawa manfaat bagi lingkungan sekitarnya.