Banjit, 13 Februari 2026. Dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pertolongan pertama di lingkungan sekolah, Tim Puskesmas melaksanakan kegiatan sosialisasi dan penyuluhan tentang Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) di UPT SMPN 7 Banjit, Jumat pagi.
Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dan semula dijadwalkan berlangsung di Laboratorium Komputer. Namun mengingat materi P3K juga dilengkapi dengan sesi praktik, pelaksanaan kegiatan disesuaikan di ruangan yang lebih luas agar peserta dapat mengikuti simulasi dengan nyaman dan optimal.
Peserta kegiatan terdiri dari perwakilan perangkat kelas, pengurus OSIS, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Pembina UKS, serta Guru Bimbingan dan Konseling (BK). Keterlibatan unsur kesiswaan ini diharapkan mampu menjadi perpanjangan tangan edukasi kesehatan di lingkungan sekolah.
Dalam penyuluhan tersebut, Tim Puskesmas memberikan pemaparan mengenai langkah-langkah dasar pertolongan pertama pada kondisi darurat, seperti penanganan luka ringan, pingsan, keseleo, hingga prosedur dasar keselamatan sebelum korban mendapatkan penanganan lanjutan. Sesi praktik menjadi bagian penting agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mempraktikkan langsung teknik P3K secara benar.
Kepala UPT SMPN 7 Banjit, Aan Frimadona Roza, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan edukasi yang diberikan oleh Tim Puskesmas.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat dalam membekali siswa dan guru dengan keterampilan dasar penanganan pertama saat terjadi kecelakaan di sekolah. Pengetahuan P3K merupakan bagian dari pendidikan karakter, kedisiplinan, serta kepedulian terhadap sesama,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, sekolah berharap tercipta lingkungan yang lebih sigap, tanggap, dan peduli terhadap keselamatan bersama. Edukasi kesehatan seperti ini juga memperkuat peran UKS sebagai garda terdepan dalam membangun budaya hidup sehat di lingkungan sekolah.